oleh

Kondisi Jalan Ambles di Desa Batu Ampar Semakin Parah, Kades Minta Kendaraan Tonase Berat Tidak Melintasi

Kondisi ruas jalan yang ambles dari beberapa bulan laulu di Desa Batu Ampar, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun menjadi semakin parah, bahkan hampir saparuh badan jalan telah ambles. Kendaraan yang akan melintasi jalan tersebut harus melakukan antrian dan penuh kehati-hatian.

Kepala Desa Batu Ampar, Sri Damayanti mengatakan bahwa penyebab kerusakan jalan bukan hanya benturan air sungai dan hujan, tetapi tonase kendaraan berat juga jadi penyebab terjadinya longsor susulan di lokasi tersebut.

“Mobil batu bara ini kan tonasenya cukup berat, tentu mempengaruhi ketahanan tanahnya yang sudah sering longsor,” ucap Sri.

Sri menjelaskan telah melakukan kordinasi dengan instansi terkait untuk memberhentikan sementara kendaraan-kendaraan tonase berat melintasi jalan tersebut.

“Pihak desa meminta agar instansi terkait dapat menyetop sementara kendaraan tonase berat hingga pengerjaannya selesai,” lanjut Sri.

Selain itu, Sri menekankan potensi putusnya jalan dinilai sangat tinggi terjadi apabila dibiarkan terus menerus, ia mengaku bahwa beberapa hari lalu sempat terjadi kecelakaan di lokasi tersebut.

“Jalan itu sudah sangat kecil, jadi rentan sekali dengan kecelakaan. Beruntungnya atas kejadian itu tidak ada korban jiwa,” tegas Sri.

Sementara itu, proses perbaikan masih terus dilakukan dengan rencana pemasangan turap dan saat ini masih pada tahap pengerjaan pengecoran pondasi dan pemasangan behel.

“Jumlah pekerja 14 orang, panjang longsor dari sana kesini ada sekitar 42 meter,” kata salah satu pekerja, Jumat (16/7/2021).

Menurut pekerja tersebut selama proses perbaikan jalan pernah terjadi satu kali kejadian kecelakaan.

“Ada kemarin mobil Fuso batubara lewat tebalik di sini. Rambu-rambu sudah pas maksimal 8 ton tapi dia lewat juga. Kejadiannya malam hari,” ujarnya.

Komentar

Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Bijaklah dalam memilih kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA. Salam hangat. [Redaksi]

News Feed