oleh

Menjelang Hari Raya Idul Adha, Harga Sembako di Tebo Mulai Bergerak Naik

Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja Kabupaten Tebo melakukan monitoring pergerakan harga sembako di setiap pasar tradisional yang ada di Kabupaten Tebo menjelang hari raya Idul Adha 2021.

Dari hasil pantauan, khususnya di pasar Sarinah Rimbo Bujang hampir semua kebutuhan pokok pangan merangkak naik H-3 Idul Adha. Kenaikan harga sembako berkisar 2-3 ribu rupiah, dan masih dalam kategori wajar.

Sementara itu, Kadis, Kabid Perdagangan Disperindagnaker Kabupaten Tebo, Edi Sopyan mengatakan bahwa semua harga bahan kebutuhan pokok mengalami kenaikan tapi tidak terlalu signifikan kenaikannya.

“Kalau harga daging memang naik cukup lumayan, kami juga mengimbau agar pedagang tidak menimbun bahan kebutuhan pokok masyarakat jelang Idul Adha yang tinggal menghitung hari. Tentu kalau di timbun maka menyebabkan kelangkaan bahan yang dibutuhkan. Hingga sekarang stok sembako di Tebo aman hingga sesudah lebaran, namun kenaikan harga mencapai 2 – 3 ribu di bandingkan hari hari biasa,” jelas Edi di Pasar Sarinah Rimbo Bujang.

Edi menambhakan bahwa untuk kenaikan harga yang cukup signifikan diantaranya cabe merah kriting sebelumnya Rp 35.000 menjadi Rp 45.000, cabe biasa sebelumnya Rp 28.000 menjadi Rp 30.000, cabe rawit hijau sebelumnya Rp 36.000 menjadi Rp 40.000, cabe rawit merah sebelumnya Rp 56.000 menjadi Rp 60.000, telur ayam boiler per karpet sebelumnya Rp 43.000 menjadi Rp 45.000, dan telur ayam kampung per karpet sebelumnya Rp 75.000 menjadi Rp 78.000.

“Daging ayam broiler per kilo sebelumnya Rp 20.000 menjadi Rp 30.000, daging ayam kampung sebelumnya Rp 43.000 menjadi Rp 45.000, namun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat masih aman,” tegas Edi. (*)

Komentar

Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Bijaklah dalam memilih kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA. Salam hangat. [Redaksi]

News Feed